Pemanfaat limbah kulit pisang (Musa sp.) menjadi Tepung Pisang di kecamatan Klakah-Lumajang .

Tumbuh-tumbuhan hutan tropika adalah sumber yang sangat kaya akan senyawa-senyawa kimia berkhasiat atau bioaktif. Banyak diantara senyawa-senyawa tersebut sangat potensial sebagai sumber bahan baku dalam pengolahan bahan pangan. Salah satunya adalah tanaman pisang. Pisang merupakan tanaman tropis yang banyak terdapat di indonesia, khususnya di daerah lumajang, jawa timur.

Kabupaten Lumajang terdiri dari dataran yang subur karena diapit oleh tiga gunung berapi yaitu gunung Mahameru (3.676 m), gunung Bromo (2.392 m) dan gunung Lamongan (1.600 m) serta sebelah selatan dibatasi laut Samudra Hindia yang memberikan peluang besar dalam pengembangan usaha di bidang pertanian dan nelayan.

Tanaman buah-buahan di Kabupaten Lumajang sangat bervariasi sehingga walaupun beberapa tanaman tidak berbuah karena tanaman tersebut belum musimnya berbuah namun karena ragamnya banyak maka masih banyak tanaman lainnya yang berbuah, mengingat antara satu tanaman buah dengan tanaman buah yang lainnya mempunyai musim berbuah yang berbeda, bahkan ada tanaman tertentu yang di daerah lain belum berbuah di Kabupaten Lumajang sedang berbuah dan dapat dipasarkan. Oleh karenanya untuk dapat memberikan informasi terhadap kebutuhan pasar, mulai bulan juli 2009 tanaman buah yang dapat berproduksi di Kabupaten Lumajang disajikan pada table dibawah.

 

PRODUKSI TANAMAN BUAH-BUAHAN KABUPATEN LUMAJANG

NO

KOMODITI

PRODUKSI (TON)

KECAMATAN PRODUSEN

2008

JAN – JUN 2009

ESTIMASI
JULI 2009

1

 Belimbing

159,2

8,0

32,5

Yosowilangun, Candipuro, Sumbersuko

2

 Jeruk Siam

11.080,2

543,4

4.557,0

Yosowilangun, Tekung, Randuagung

3

 Mangga

22.311,0

413,9

1.295,3

Yosowilangun, Ranuyoso, Padang

4

 Nangka

6.320,9

8324,5

229,3

Kedungjajang, Randuagung, Klakah

5

 Nanas

3,1

21,3

0,5

Senduro, Randuagung, Sumbersuko

6

 Pepaya

5.571,6

3.710,2

1.039,8

Yosowilangun, Pasirian, Tempeh

7

 Pisang

50.776,2

38.606,0

35.228,1

Senduro, Pasrujambe, Ranuyoso, Klakah

8

 Salak

36.004,6

81,6

1.428,4

Tekmpursari, Pronojiwo, Candipuro

9

 Sawo

78,2

7,6

24,4

Ranuyoso, Candipuro, Sumbersuko

10

 Sukun

392,5

36,2

99,9

Yosowilangun, Candipuro, Randuagung

Lumajang merupakan salah satu kabupaten di jawa timur yang terkenal dengan tanaman pisangnya, olehkarena itu kabupaten lumajang merupakan satu-satunya kabupaten yang mendapat julukan kota pisang. Seperti yang terlihat pada tabel diatas, produksi tanaman pisang di Kabupaten Lumajang merupakan yang terbesar , yakni 50.776,2  ton pada tahun 2008 begitupulan pada tahun-tahun berikutnya produksi buah pisang tetap yang terbesar di daerah Lumajang . Di kabupaten lumajang , tanaman pisang banyak dijumpai dibeberapa kecamatan seperti yang terkenal yakni di kecamatan ranuyoso, senduro dan juga pasru jambe yang terkenal dengan pisang agungnya. Tidak hanya ketiga daerah tersebut saja yang mampu menghasilkan tanaman pisang, bahkan hampir semua kecamatan di daerah lumajang merupakan penghasil buah pisang.

Khusus untuk tanaman pisang Mas Kirana telah dikelola secara profesinal dan telah disertifikasi serta dipasarkan untuk konsumsi pasar-pasar modern,hal ini dikarenakan pisang Mas Kirana banyak diminati konsumen karena, Rasanya yang manis dan legit serta tahan lama. Daya simpan sampai 30 hari pada suhu 20oC dan 15 hari pada suhu ruangan. Lewat dari itu, kulit dipenuhi bintik hitam, tapi buahnya masih legit dan tambah manis. disamping itu ada jenis pisang Agung Semeru yang mempunyai rasa khas dengan bentuk ukuran yang cukup besar dan panjang hanya dapat tumbuh di Kabupaten Lumajang tepat di punggung Gunung Mahameru. Pisang Agung Semeru tiap pohonnya berbuah paling banyak dalam satu tandannya terdiri dari dua sisir dengan bobot antara 8-12 kg/tandan dan setiap buahnya mempunyai bobot + 0,5 kg.

Oleh karena produksi buah pisang yang melimpah di Kabupaten Lumajang , maka banyak sekali masyarakat di daerah lumajang yang memproduksinya menjadi kripik pisang , sale pisang , selai pisang , roti pisang ataupun sekedar mengkonsumsi pisang hanya dengan memakan buah pisangnya saja dan membuang kulitnya karena dianggap sebagai sampah (limbah buah pisang). Apabila limbah kulit pisang tersebut dibiarkan begitu saja maka tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya penumpukan sampah atau limbah kulit pisang khususnya di Kabupaten Lumajang.

Buah pisang banyak mengandung karbohidrat baik isinya maupun kulitnya. Oleh karena itu, kulit buah pisang dapat diolah menjadi makanan tertentu. Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa komposisi kulit pisang banyak mengandung air yaitu 68,90 % dan juga karbohidrat yaitu sebesar 18,50 %.

Melihat kenyataan tersebut, Hal ini akan menimbulkan kerugian, karena kulit pisang akan terbuang sia-sia dan bahkan hanya menjadi limbah yang akan mengganggu masyarakat. Alangkah baiknya jika kulit buah pisang dapat dimanfaatkan sehingga menjadi sesuatu yang lebih berguna. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan dan mengolah limbah kulit pisang tersebut lebih lanjut menjadi suatu bahan yang bermanfaat dan memiliki nilai misalnya dalam pembuatan bahan pangan yang dapat dikonsumsi. Kandungan karbohidrat sebesar 18,50 % menyebabkan kulit pisang berpotensi sebagai sumber pati, sehingga dapat dijadikan tepung yang tentunya tepung ini merupakan bahan dasar dalam pembuatan roti ataupun mie. Pemanfaatan kulit pisang sebagai tepung campuran juga bermanfaat untuk mengurangi kuantitas impor tepung terigu, mengingat dari 7.010 ton tepung terigu yang diimpor pada tahun 1999 sebanyak 532.272 kg tepung terigu merupakan konsumsi dari industri makaroni, mie, spaghetti, bihun dan sejenisnya (Anonymous,1999).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s